semua informasi dan artikel pengetahuan umum tentang desain
grafis untuk menambah pengetahuan Desain Grafis para penikmat ilmu
grafis

Sebuah produk desain yang sudah dipublikasikan kepada khalayak, tercipta melalui beberapa proses tahapan atau jenjang.
Visual Comunicator
Merupakan orang pertama yang menerima pesan dari klien dalam pembuatan sebuah produk informasi. Visual Comunicator mempelajari kepada siapa pesan disampaikan, dengan tujuan apa pesan disampaikan, siapa pembuat pesan dan membuat ide bagaimana bentuk visual dari pesannya itu.
Visualiser
Orang yang menindaklanjuti ide atau gagasan dari Visual Comunicator, dia bertugas untuk memvisualisasikan/ menggambarkan suatu ide yang asalnya masih dalam angan-angan menjadi bentuk sket kasar (draft) dari apa yang ditangkapnya. Diperlukan orang yang mempunyai kemampuan yang tinggi dalam menggambar ilustrasi yang ada pada posisi ini.
Copy Writer
Selesai membuat draft, selanjutnya menjadi tugas copy writer untuk merancang kata-kata yang pas untuk desain tersebut, terkadang keberhasilan seorang copy writer dalam mengolah kata-katanya mampu menjadi maskot dan mendongkrak perhatian kalangan terhadap desain grafis yang dibuat. Sorang copy writer harus mampu menangkap ide dan mengkomunikasikan ide tersebut kepada khalayak agar orang yang melihatnya mengikuti pesan yang kita sampaikan
Pekerja Grafis
Konsep sudah ada, draft sudah dibuat dan rancangan kata kata sudah disusun, selanjutnya menjadi tugas pekerja grafis untuk menyusun typographi, tata letak (layout), elemen gambar agar menjadi menarik, dan memiliki nilai artisitik yang tinggi. Yang selanjutnya tugas pekerja grafis ini mempersiapkan karya tersebut untuk diserahkan kebagian percetakan. Seorang deainer adalah perancang , membuat sebuah karya yang asalnya tidak ada menjadi ada , bukan mengulang sebuah karya yang sudah ada, jika desainer mengulang karya yang sudah ada sebelumnya, lebih tepat disebut seorang pekerja grafis. Seorang desainer tidak mempunyai alasan untuk mengulang sebuah elemen yang sama pada karyanya, karena tujuan dan penyampaian pesanya tidak akan pernah sama. Seandainyapun sama tentu dengan alasan kuat, misalnya dalam periode yang berbeda..
Karya seni murni berbeda dengan dengan karya desain grafis, pada desain grafis memiliki tujuan agar penerima pesan mengikuti atau terpengaruh terhadap pesan kita untuk selanjutnya mengikuti apa yang disampaikan oleh sipembuat pesan. Pada desain grafis lebih mementingkan prinsip komunikatif daripada artisitik. Akan menjadi karya grafis yang sia-sia jika sebuah karya Grafis memiliki nilai artistik yang tinggi, namun tidak memiliki nilai komunikatif untuk disampaikannya.
Kata-kata
tertulis pertama dari umat manusia adalah awal dari Desain Grafis! Dan
tanah asli gua-gua itu tak kemudian kuno lainnya dan gua-gua! Simbol
pertama mereka telah digambarkan melalui gambar-gambar gua, lukisan,
tanda pada batu, tulang, dan gading adalah indikasi utama dan bukti di
mana desain grafis lahir, dirawat, dipelihara dan tumbuh! Namun
demikian, istilah Desain Grafis dinamai oleh William Addison Dwiggins di awal abad ke 20.
Antropolog mempelajari periode prasejarah di lukisan gua membawa kita lebih awal dari periode Paleolitik Atas dari 40.000 - 10.000 SM, di mana nenek moyang kita adalah belajar bagaimana merancang tanda-tanda dan simbol-simbol yang dapat dikomunikasikan secara visual, apalagi mereka berhasil pada meninggalkan tanda mereka. Para pionir desain grafis tidak lain kemudian nenek moyang kita sendiri, yang telah tinggal di gua-gua dan sketsa gambar mereka pada batu.
Sejarah desain grafis untuk akar nenek moyang kita sendiri di mana peradaban zaman kuno dikultur di gua-gua, dan meninggalkan gambar mereka dan sketsa untuk kita di kanvas mereka dinding dan langit-langit gua.
Gambar-gambar paling awal dikenal saat ini berasal dari 6.000 tahun yang lalu, adalah bahwa batu diukir dan wadah tembikar. Gambar yang terkandung dalam piramida Mesir dengan tanda-tanda, simbol dan huruf yang dikenal oleh semua dan menuntun kita kembali 5000 tahun.
Selain itu, 600-250 SM evolusi pada bentuk geometris dan struktur di Eropa memainkan peran utama untuk pengembangan merancang dan membuat sketsa. Sebagai sebuah seni terapan mengatur gambar dan teks untuk upaya komunikasi visual; tangan salinan tertulis dari Alkitab Kristen adalah "The Book of Kells", diciptakan oleh para biarawan Irlandia di abad ke-9 dengan ilustrasi yang kaya contoh yang baik dari evolusi desain grafis.
Johannes zur Laden zum Gensfleisch Gutenberg, seorang Jerman logam-pekerja dan penemu, memperkenalkan teknologi pencetakan yang memungkinkan penggunaan kembali surat individu. Buku pertama yang dihasilkan oleh Gutenberg tekan adalah "Incunabula". Buku ini menjadi standar dalam sejarah pencetakan buku dan penerbitan dan merupakan lompatan raksasa untuk pencetakan dan publikasi; meskipun, blok injakan lembar kertas dengan teks dan tanda-tanda diukir, telah digunakan di Eropa dan Asia jauh sebelum abad ke-14, namun , desain grafis dari era ini adalah format dan kami saat ini memiliki menamakannya Old Style desain grafis.
Guttenberg era evolusi desain grafis lamban, sampai abad ke-19, di Inggris divisi dibuat antara seni rupa dan seni terapan mendorong evolusi ini, dan mereka berhasil menerbitkan beberapa produk yang paling utama desain grafis melalui gerakan Seni. William Morris membuat banyak bisnis penerbitan buku-buku dengan cetakan gaya dan menyumbang peran penting untuk menarik potensi pasar serta mengkomersilkan desain grafis, di samping itu ia adalah pelopor untuk pemisahan desain komersial dan seni rupa.
Lain pelukis dari abad ke-19 adalah Piet Mondrian yang inovasi telah sangat dipengaruhi grafis desainer modern saat ini. Meskipun ia bukan seorang desainer grafis, menggunakan grid nya adalah asal iklan modern dikenal sebagai sistem grid, banyak digunakan oleh desainer grafis abad kita sekarang.
Dengan dekadensi gaya klasik, desain grafis modern yang asyik di awal abad 20 dengan desain dipengaruhi oleh seni rupa. Merek dagang dari font modern awal adalah jenis huruf sans-serif. Pada tahun 1928, buku "Tipografi Baru" yang ditulis oleh Jan Tschichold sistematis filsafat tipografi modern.
Selanjutnya, ayah dari desain grafis modern masih dianggap typographers seperti Herbert Bayer, Laszlo Moholy-Nagy, dan El Lissitzky karena mereka pecah tanah baru pada teknik bangunan tipografi dan stylizing. Teknologi komputer modern telah mengubah produksi tipografi sama sekali, tetapi untuk pendekatan eksperimental dan evolusi kontribusi mereka sangat dikenali.
Periode booming dan berkembang untuk desain grafis itu setelah Perang Dunia II, seperti perekonomian Amerika berkembang, permintaan desain grafis, terutama pada sektor kemasan iklan dan berkembang.
Aku Cinta NY promosi iklan (1973) dan sebuah poster Bob Dylan yang terkenal (1968) dirancang oleh Milton Glaser adalah contoh dari budaya desain diterapkan grafis dan pengaruhnya. Progresi dalam desain grafis di awal abad ke 20 kebanyakan diminati oleh ekspansi teknologi dalam pencetakan dan juga di fotografi. Tetapi pada pertengahan abad ini, meningkatkan era komputer di desain grafis telah menghadapi sedikit mundur sebagai komputer awal jauh lebih lemah dan memori komputer terbatas. Namun, dalam akhir abad ini dengan perkembangan besar komputer dan teknologi yang sesuai, desain grafis modern telah berevolusi menjadi sebuah bisnis yang dilakukan hampir seluruhnya pada komputer.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing dan peluncuran aplikasi perangkat lunak seperti Illustrator dan PageMaker memperkenalkan sebuah era desainer untuk manipulasi gambar komputer dan penciptaan image 3D. Desain grafis komputer memfasilitasi efek sesaat dari perubahan tata letak atau tipografi.
Saat ini, desain grafis komunikasi visual, merupakan dihasilkan di tanah yang kaya tanah komputer, dipupuk dengan hardware terbaru dan teknologi perangkat lunak. Desainer grafis di seluruh dunia bajak melalui komputer sarat dengan gadget terbaru dan gizmos, perangkat lunak dan perangkat keras, akademik dan teknologi, informasi dan komunikasi, dan menghasilkan sejarah baru dari desain grafis di laboratorium desain mereka.
Dengan elevasi mengungkapkan industri hi-tech, masa depan yang lebih menjamin dan desainer hari ini berkontribusi nama mereka dan usaha melalui kreativitas mereka untuk generasi berikutnya. Sejarah belum memiliki untuk menulis semua halaman nya untuk inovasi dan penemuan baru di bidang ini.
Desain grafis dalam sejarahnya
Dewasa ini kita sering mendengar tentang Grafis
dan Desain Grafis, apaan sih itu ?. Grafis artinya gambar, dimana
setiap gambar mengandung sebuah pesan yang akan disampaikan si pembuat
gambar kepada khalayak. Sedangkan Desain Grafis adalah sebuah ilmu dan
keahlian dalam perancangan media komunikasi untuk menyampaikan pesan
kepada orang lain baik itu berupa informasi mengenai sebuah produk dan
jasa, ide ke dalam bentuk visual.

Sebuah produk desain yang sudah dipublikasikan kepada khalayak, tercipta melalui beberapa proses tahapan atau jenjang.
Visual Comunicator
Merupakan orang pertama yang menerima pesan dari klien dalam pembuatan sebuah produk informasi. Visual Comunicator mempelajari kepada siapa pesan disampaikan, dengan tujuan apa pesan disampaikan, siapa pembuat pesan dan membuat ide bagaimana bentuk visual dari pesannya itu.
Visualiser
Orang yang menindaklanjuti ide atau gagasan dari Visual Comunicator, dia bertugas untuk memvisualisasikan/ menggambarkan suatu ide yang asalnya masih dalam angan-angan menjadi bentuk sket kasar (draft) dari apa yang ditangkapnya. Diperlukan orang yang mempunyai kemampuan yang tinggi dalam menggambar ilustrasi yang ada pada posisi ini.
Copy Writer
Selesai membuat draft, selanjutnya menjadi tugas copy writer untuk merancang kata-kata yang pas untuk desain tersebut, terkadang keberhasilan seorang copy writer dalam mengolah kata-katanya mampu menjadi maskot dan mendongkrak perhatian kalangan terhadap desain grafis yang dibuat. Sorang copy writer harus mampu menangkap ide dan mengkomunikasikan ide tersebut kepada khalayak agar orang yang melihatnya mengikuti pesan yang kita sampaikan
Pekerja Grafis
Konsep sudah ada, draft sudah dibuat dan rancangan kata kata sudah disusun, selanjutnya menjadi tugas pekerja grafis untuk menyusun typographi, tata letak (layout), elemen gambar agar menjadi menarik, dan memiliki nilai artisitik yang tinggi. Yang selanjutnya tugas pekerja grafis ini mempersiapkan karya tersebut untuk diserahkan kebagian percetakan. Seorang deainer adalah perancang , membuat sebuah karya yang asalnya tidak ada menjadi ada , bukan mengulang sebuah karya yang sudah ada, jika desainer mengulang karya yang sudah ada sebelumnya, lebih tepat disebut seorang pekerja grafis. Seorang desainer tidak mempunyai alasan untuk mengulang sebuah elemen yang sama pada karyanya, karena tujuan dan penyampaian pesanya tidak akan pernah sama. Seandainyapun sama tentu dengan alasan kuat, misalnya dalam periode yang berbeda..
Karya seni murni berbeda dengan dengan karya desain grafis, pada desain grafis memiliki tujuan agar penerima pesan mengikuti atau terpengaruh terhadap pesan kita untuk selanjutnya mengikuti apa yang disampaikan oleh sipembuat pesan. Pada desain grafis lebih mementingkan prinsip komunikatif daripada artisitik. Akan menjadi karya grafis yang sia-sia jika sebuah karya Grafis memiliki nilai artistik yang tinggi, namun tidak memiliki nilai komunikatif untuk disampaikannya.
Kata-kata
tertulis pertama dari umat manusia adalah awal dari Desain Grafis! Dan
tanah asli gua-gua itu tak kemudian kuno lainnya dan gua-gua! Simbol
pertama mereka telah digambarkan melalui gambar-gambar gua, lukisan,
tanda pada batu, tulang, dan gading adalah indikasi utama dan bukti di
mana desain grafis lahir, dirawat, dipelihara dan tumbuh! Namun
demikian, istilah Desain Grafis dinamai oleh William Addison Dwiggins di awal abad ke 20. Antropolog mempelajari periode prasejarah di lukisan gua membawa kita lebih awal dari periode Paleolitik Atas dari 40.000 - 10.000 SM, di mana nenek moyang kita adalah belajar bagaimana merancang tanda-tanda dan simbol-simbol yang dapat dikomunikasikan secara visual, apalagi mereka berhasil pada meninggalkan tanda mereka. Para pionir desain grafis tidak lain kemudian nenek moyang kita sendiri, yang telah tinggal di gua-gua dan sketsa gambar mereka pada batu.
Sejarah desain grafis untuk akar nenek moyang kita sendiri di mana peradaban zaman kuno dikultur di gua-gua, dan meninggalkan gambar mereka dan sketsa untuk kita di kanvas mereka dinding dan langit-langit gua.
Gambar-gambar paling awal dikenal saat ini berasal dari 6.000 tahun yang lalu, adalah bahwa batu diukir dan wadah tembikar. Gambar yang terkandung dalam piramida Mesir dengan tanda-tanda, simbol dan huruf yang dikenal oleh semua dan menuntun kita kembali 5000 tahun.
Selain itu, 600-250 SM evolusi pada bentuk geometris dan struktur di Eropa memainkan peran utama untuk pengembangan merancang dan membuat sketsa. Sebagai sebuah seni terapan mengatur gambar dan teks untuk upaya komunikasi visual; tangan salinan tertulis dari Alkitab Kristen adalah "The Book of Kells", diciptakan oleh para biarawan Irlandia di abad ke-9 dengan ilustrasi yang kaya contoh yang baik dari evolusi desain grafis.
Johannes zur Laden zum Gensfleisch Gutenberg, seorang Jerman logam-pekerja dan penemu, memperkenalkan teknologi pencetakan yang memungkinkan penggunaan kembali surat individu. Buku pertama yang dihasilkan oleh Gutenberg tekan adalah "Incunabula". Buku ini menjadi standar dalam sejarah pencetakan buku dan penerbitan dan merupakan lompatan raksasa untuk pencetakan dan publikasi; meskipun, blok injakan lembar kertas dengan teks dan tanda-tanda diukir, telah digunakan di Eropa dan Asia jauh sebelum abad ke-14, namun , desain grafis dari era ini adalah format dan kami saat ini memiliki menamakannya Old Style desain grafis.
Guttenberg era evolusi desain grafis lamban, sampai abad ke-19, di Inggris divisi dibuat antara seni rupa dan seni terapan mendorong evolusi ini, dan mereka berhasil menerbitkan beberapa produk yang paling utama desain grafis melalui gerakan Seni. William Morris membuat banyak bisnis penerbitan buku-buku dengan cetakan gaya dan menyumbang peran penting untuk menarik potensi pasar serta mengkomersilkan desain grafis, di samping itu ia adalah pelopor untuk pemisahan desain komersial dan seni rupa.
Lain pelukis dari abad ke-19 adalah Piet Mondrian yang inovasi telah sangat dipengaruhi grafis desainer modern saat ini. Meskipun ia bukan seorang desainer grafis, menggunakan grid nya adalah asal iklan modern dikenal sebagai sistem grid, banyak digunakan oleh desainer grafis abad kita sekarang.
Dengan dekadensi gaya klasik, desain grafis modern yang asyik di awal abad 20 dengan desain dipengaruhi oleh seni rupa. Merek dagang dari font modern awal adalah jenis huruf sans-serif. Pada tahun 1928, buku "Tipografi Baru" yang ditulis oleh Jan Tschichold sistematis filsafat tipografi modern.
Selanjutnya, ayah dari desain grafis modern masih dianggap typographers seperti Herbert Bayer, Laszlo Moholy-Nagy, dan El Lissitzky karena mereka pecah tanah baru pada teknik bangunan tipografi dan stylizing. Teknologi komputer modern telah mengubah produksi tipografi sama sekali, tetapi untuk pendekatan eksperimental dan evolusi kontribusi mereka sangat dikenali.
Periode booming dan berkembang untuk desain grafis itu setelah Perang Dunia II, seperti perekonomian Amerika berkembang, permintaan desain grafis, terutama pada sektor kemasan iklan dan berkembang.
Aku Cinta NY promosi iklan (1973) dan sebuah poster Bob Dylan yang terkenal (1968) dirancang oleh Milton Glaser adalah contoh dari budaya desain diterapkan grafis dan pengaruhnya. Progresi dalam desain grafis di awal abad ke 20 kebanyakan diminati oleh ekspansi teknologi dalam pencetakan dan juga di fotografi. Tetapi pada pertengahan abad ini, meningkatkan era komputer di desain grafis telah menghadapi sedikit mundur sebagai komputer awal jauh lebih lemah dan memori komputer terbatas. Namun, dalam akhir abad ini dengan perkembangan besar komputer dan teknologi yang sesuai, desain grafis modern telah berevolusi menjadi sebuah bisnis yang dilakukan hampir seluruhnya pada komputer.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing dan peluncuran aplikasi perangkat lunak seperti Illustrator dan PageMaker memperkenalkan sebuah era desainer untuk manipulasi gambar komputer dan penciptaan image 3D. Desain grafis komputer memfasilitasi efek sesaat dari perubahan tata letak atau tipografi.
Saat ini, desain grafis komunikasi visual, merupakan dihasilkan di tanah yang kaya tanah komputer, dipupuk dengan hardware terbaru dan teknologi perangkat lunak. Desainer grafis di seluruh dunia bajak melalui komputer sarat dengan gadget terbaru dan gizmos, perangkat lunak dan perangkat keras, akademik dan teknologi, informasi dan komunikasi, dan menghasilkan sejarah baru dari desain grafis di laboratorium desain mereka.
Dengan elevasi mengungkapkan industri hi-tech, masa depan yang lebih menjamin dan desainer hari ini berkontribusi nama mereka dan usaha melalui kreativitas mereka untuk generasi berikutnya. Sejarah belum memiliki untuk menulis semua halaman nya untuk inovasi dan penemuan baru di bidang ini.
Henry ColeSir Henry Cole (15 Juli 1808–18 April 1882) adalah seorang
pegawai negeri yang membantu terlaksananya berbagai inovasi bidang
perdagangan dan pendidikan di Britania Raya pada abad ke-19. Henry Cole
memulai kariernya sewaktu masih berusia 15 tahun dengan bekerja di
Kantor Rekaman Publik. Sewaktu menjabat asisten arsiparis, ia dikenal
sebagai tokoh yang melakukan pembaruan dalam organisasi dan memajukan
teknik pengawetan di Arsip Nasional Britania Raya.
Dari tahun 1837 hingga 1840, Cole bekerja sebagai asisten Rowland Hill,
dan ikut membantu merancang sistem Penny Post (pengiriman surat dengan
biaya 1 penny). Namanya kadang-kadang disebut sebagai pendesain Penny
Black yang merupakan prangko pertama di dunia. Pada tahun 1843, Cole
mendesain kartu Natal yang pertama di dunia. Ilustrasi kartu tersebut
dikerjakan seniman bernama John Callcott Horsley.
Desain industri merupakan minat Cole secara pribadi. Dengan memakai nama
samaran Felix Summerly, desainnya diwujudkan dalam sejumlah produk,
termasuk teko produksi Minton yang memenangi penghargaan. Selain itu,
Henry Cole menulis seri buku cerita anak dengan nama pena Felix
Summerly, di antaranya A book of stories from The home treasury, A
hand-book for the architecture, sculpture, tombs, and decorations of
Westminster Abbey (1859), dan The most delectable history of Reynard the
Fox (illustrated with twenty-four coloured pictures by Aldert van
Everdingen) (1846).
Sebagai anggota Lembaga Promosi Seni, Manufaktur, dan Perdagangan, Cole
melobi pemerintah untuk mendukung usahanya memajukan standar desain
industri. Berkat dukungan Pangeran Albert, sebuah piagam kerajaan
dikeluarkan bagi Lembaga Kerajaan untuk Promosi Seni, Manufaktur, dan
Perdagangan (Royal Society of Arts, disingkat RSA). Dengan Pangeran
Albert sebagai pelindung, Cole pada tahun 1847 menyelenggarakan Pameran
Manufaktur Seni yang pertama, dan berlanjut dengan pameran yang lebih
besar pada dua tahun berikutnya (1848 dan 1849).
Pada tahun 1849, Cole mengunjungi Pameran Paris Quinquennial ke-11 di
Paris. dan melihat sedikitnya peserta dari luar negeri. Menurut
pendapatnya, Pameran Manufaktur Seni yang diadakan RSA di Inggris bisa
diperluas menjadi pameran berskala internasional.
Tokoh Ilmuwan Penemu -
http://www.tokoh-ilmuwan-penemu.com
Berkat dukungan Ratu Victoria, Cole pada tahun 1850 mendirikan Komite
Pameran Kerajaan tahun 1851 yang menjadi penyelenggara Pameran
Manufaktur Seni yang baru, dengan Pangeran Albert sebagai ketua.
Berkat usaha Cole, komite menjadi penyelenggara Pameran Besar Karya
Industri Semua Bangsa dari 1 Mei hingga 15 Oktober 1851 di Istana
Kristal, Taman Hyde, London. Pameran internasional ini dikunjungi banyak
orang dan menguntungkan secara finansial.
Sebagai salah seorang anggota komite, Cole berperan penting dalam
penyaluran uang sejumlah £186.000 sebagai hasil keuntungan Pameran
Dunia. Uang tersebut dihibahkan untuk proyek peningkatan pendidikan seni
dan ilmu di Britania Raya. Sebidang tanah dibeli di kawasan South
Kensington yang dibangun sebagai pusat bagi sejumlah lembaga pendidikan
dan budaya. Kawasan tersebut mendapat julukan "Albertopolis". Henry Cole
ditunjuk sebagai Ketua Penilik Departemen Seni Terapan yang didirikan
pemerintah bagi peningkatan standar pendidikan desain dan seni di
Britania. Sebagai pejabat penilik, Cole berperan penting dalam
perkembangan Museum Albert dan Victoria yang awalnya didirikan sebagai
Museum Seni Ornamen di Marlborough House. Cole mengatur kepindahan
museum tersebut ke lokasi sekarang, sekaligus menjabat direktur pertama
(1857-1873) bagi museum yang mulanya disebut Museum South Kensington.
Tempat tinggalnya terletak persis di seberang museum, di 33 Thurloe
Square yang sekarang ditandai dengan sebuah plakat biru.
Cole berperan penting dalam pembangunan Akademi Seni Kerajaan sebagai
sekolah pascasarjana bidang desain. Selain itu, ia juga ikut mendirikan
berbagai lembaga pendidikan lain di Kensington Selatan, seperti Akademi
Musik Kerajaan dan Akademi Kerajaan London. Departemen Matematika
Akademi Kerajaan bahkan dulunya menempati sisi gedung yang disebut Sisi
Sir Henry Cole (Sir Henry Cole Wing) sebelum bangunan tersebut
dihibahkan kepada Museum Victoria & Albert.
Penghargaan yang diterimanya sebagai penyelenggara Pameran Dunia yang
sukses adalah Order of the Bath (CB) dan gelar ksatria dari Ratu
Victoria pada tahun 1875. Media sering menyebutnya Cole si "Raja Tua",
karena dikenal sebagai tokoh yang didukung secara pribadi oleh Ratu
Victoria, dan terutama Pangeran Albert yang selalu menunjuk Cole sebagai
pemimpin proyek-proyek pribadi yang ingin dirintisnya. - Tokoh Ilmuwan
Penemu - http://tokoh-ilmuwan-penemu.blogspot.com/2010/09/tokoh-desain-grafis-henry-cole.html
Sabtu - 14 April 2012
Translate
English French German Spain Dutch Italian Russian Portuguese Japanese
Korean Arabic Chinese
Tokoh Ilmuwan Penemu » Kategori Komunikasi » Tokoh Desain Grafis Henry
Cole
Tokoh Desain Grafis Henry Cole
Henry ColeSir Henry Cole (15 Juli 1808–18 April 1882) adalah seorang
pegawai negeri yang membantu terlaksananya berbagai inovasi bidang
perdagangan dan pendidikan di Britania Raya pada abad ke-19. Henry Cole
memulai kariernya sewaktu masih berusia 15 tahun dengan bekerja di
Kantor Rekaman Publik. Sewaktu menjabat asisten arsiparis, ia dikenal
sebagai tokoh yang melakukan pembaruan dalam organisasi dan memajukan
teknik pengawetan di Arsip Nasional Britania Raya.
Dari tahun 1837 hingga 1840, Cole bekerja sebagai asisten Rowland Hill,
dan ikut membantu merancang sistem Penny Post (pengiriman surat dengan
biaya 1 penny). Namanya kadang-kadang disebut sebagai pendesain Penny
Black yang merupakan prangko pertama di dunia. Pada tahun 1843, Cole
mendesain kartu Natal yang pertama di dunia. Ilustrasi kartu tersebut
dikerjakan seniman bernama John Callcott Horsley.
Desain industri merupakan minat Cole secara pribadi. Dengan memakai nama
samaran Felix Summerly, desainnya diwujudkan dalam sejumlah produk,
termasuk teko produksi Minton yang memenangi penghargaan. Selain itu,
Henry Cole menulis seri buku cerita anak dengan nama pena Felix
Summerly, di antaranya A book of stories from The home treasury, A
hand-book for the architecture, sculpture, tombs, and decorations of
Westminster Abbey (1859), dan The most delectable history of Reynard the
Fox (illustrated with twenty-four coloured pictures by Aldert van
Everdingen) (1846).
Sebagai anggota Lembaga Promosi Seni, Manufaktur, dan Perdagangan, Cole
melobi pemerintah untuk mendukung usahanya memajukan standar desain
industri. Berkat dukungan Pangeran Albert, sebuah piagam kerajaan
dikeluarkan bagi Lembaga Kerajaan untuk Promosi Seni, Manufaktur, dan
Perdagangan (Royal Society of Arts, disingkat RSA). Dengan Pangeran
Albert sebagai pelindung, Cole pada tahun 1847 menyelenggarakan Pameran
Manufaktur Seni yang pertama, dan berlanjut dengan pameran yang lebih
besar pada dua tahun berikutnya (1848 dan 1849).
Pada tahun 1849, Cole mengunjungi Pameran Paris Quinquennial ke-11 di
Paris. dan melihat sedikitnya peserta dari luar negeri. Menurut
pendapatnya, Pameran Manufaktur Seni yang diadakan RSA di Inggris bisa
diperluas menjadi pameran berskala internasional.
Tokoh Ilmuwan Penemu -
http://www.tokoh-ilmuwan-penemu.com
Berkat dukungan Ratu Victoria, Cole pada tahun 1850 mendirikan Komite
Pameran Kerajaan tahun 1851 yang menjadi penyelenggara Pameran
Manufaktur Seni yang baru, dengan Pangeran Albert sebagai ketua.
Berkat usaha Cole, komite menjadi penyelenggara Pameran Besar Karya
Industri Semua Bangsa dari 1 Mei hingga 15 Oktober 1851 di Istana
Kristal, Taman Hyde, London. Pameran internasional ini dikunjungi banyak
orang dan menguntungkan secara finansial.
Sebagai salah seorang anggota komite, Cole berperan penting dalam
penyaluran uang sejumlah £186.000 sebagai hasil keuntungan Pameran
Dunia. Uang tersebut dihibahkan untuk proyek peningkatan pendidikan seni
dan ilmu di Britania Raya. Sebidang tanah dibeli di kawasan South
Kensington yang dibangun sebagai pusat bagi sejumlah lembaga pendidikan
dan budaya. Kawasan tersebut mendapat julukan "Albertopolis". Henry Cole
ditunjuk sebagai Ketua Penilik Departemen Seni Terapan yang didirikan
pemerintah bagi peningkatan standar pendidikan desain dan seni di
Britania. Sebagai pejabat penilik, Cole berperan penting dalam
perkembangan Museum Albert dan Victoria yang awalnya didirikan sebagai
Museum Seni Ornamen di Marlborough House. Cole mengatur kepindahan
museum tersebut ke lokasi sekarang, sekaligus menjabat direktur pertama
(1857-1873) bagi museum yang mulanya disebut Museum South Kensington.
Tempat tinggalnya terletak persis di seberang museum, di 33 Thurloe
Square yang sekarang ditandai dengan sebuah plakat biru.
Cole berperan penting dalam pembangunan Akademi Seni Kerajaan sebagai
sekolah pascasarjana bidang desain. Selain itu, ia juga ikut mendirikan
berbagai lembaga pendidikan lain di Kensington Selatan, seperti Akademi
Musik Kerajaan dan Akademi Kerajaan London. Departemen Matematika
Akademi Kerajaan bahkan dulunya menempati sisi gedung yang disebut Sisi
Sir Henry Cole (Sir Henry Cole Wing) sebelum bangunan tersebut
dihibahkan kepada Museum Victoria & Albert.
Penghargaan yang diterimanya sebagai penyelenggara Pameran Dunia yang
sukses adalah Order of the Bath (CB) dan gelar ksatria dari Ratu
Victoria pada tahun 1875. Media sering menyebutnya Cole si "Raja Tua",
karena dikenal sebagai tokoh yang didukung secara pribadi oleh Ratu
Victoria, dan terutama Pangeran Albert yang selalu menunjuk Cole sebagai
pemimpin proyek-proyek pribadi yang ingin dirintisnya. - Tokoh Ilmuwan
Penemu - http://tokoh-ilmuwan-penemu.blogspot.com/2010/09/tokoh-desain-grafis-henry-cole.html
Sabtu - 14 April 2012
Translate
English French German Spain Dutch Italian Russian Portuguese Japanese
Korean Arabic Chinese
Tokoh Ilmuwan Penemu » Kategori Komunikasi » Tokoh Desain Grafis Henry
Cole
Tokoh Desain Grafis Henry Cole
Henry ColeSir Henry Cole (15 Juli 1808–18 April 1882) adalah seorang
pegawai negeri yang membantu terlaksananya berbagai inovasi bidang
perdagangan dan pendidikan di Britania Raya pada abad ke-19. Henry Cole
memulai kariernya sewaktu masih berusia 15 tahun dengan bekerja di
Kantor Rekaman Publik. Sewaktu menjabat asisten arsiparis, ia dikenal
sebagai tokoh yang melakukan pembaruan dalam organisasi dan memajukan
teknik pengawetan di Arsip Nasional Britania Raya.
Dari tahun 1837 hingga 1840, Cole bekerja sebagai asisten Rowland Hill,
dan ikut membantu merancang sistem Penny Post (pengiriman surat dengan
biaya 1 penny). Namanya kadang-kadang disebut sebagai pendesain Penny
Black yang merupakan prangko pertama di dunia. Pada tahun 1843, Cole
mendesain kartu Natal yang pertama di dunia. Ilustrasi kartu tersebut
dikerjakan seniman bernama John Callcott Horsley.
Desain industri merupakan minat Cole secara pribadi. Dengan memakai nama
samaran Felix Summerly, desainnya diwujudkan dalam sejumlah produk,
termasuk teko produksi Minton yang memenangi penghargaan. Selain itu,
Henry Cole menulis seri buku cerita anak dengan nama pena Felix
Summerly, di antaranya A book of stories from The home treasury, A
hand-book for the architecture, sculpture, tombs, and decorations of
Westminster Abbey (1859), dan The most delectable history of Reynard the
Fox (illustrated with twenty-four coloured pictures by Aldert van
Everdingen) (1846).
Sebagai anggota Lembaga Promosi Seni, Manufaktur, dan Perdagangan, Cole
melobi pemerintah untuk mendukung usahanya memajukan standar desain
industri. Berkat dukungan Pangeran Albert, sebuah piagam kerajaan
dikeluarkan bagi Lembaga Kerajaan untuk Promosi Seni, Manufaktur, dan
Perdagangan (Royal Society of Arts, disingkat RSA). Dengan Pangeran
Albert sebagai pelindung, Cole pada tahun 1847 menyelenggarakan Pameran
Manufaktur Seni yang pertama, dan berlanjut dengan pameran yang lebih
besar pada dua tahun berikutnya (1848 dan 1849).
Pada tahun 1849, Cole mengunjungi Pameran Paris Quinquennial ke-11 di
Paris. dan melihat sedikitnya peserta dari luar negeri. Menurut
pendapatnya, Pameran Manufaktur Seni yang diadakan RSA di Inggris bisa
diperluas menjadi pameran berskala internasional.
Tokoh Ilmuwan Penemu -
http://www.tokoh-ilmuwan-penemu.com
Berkat dukungan Ratu Victoria, Cole pada tahun 1850 mendirikan Komite
Pameran Kerajaan tahun 1851 yang menjadi penyelenggara Pameran
Manufaktur Seni yang baru, dengan Pangeran Albert sebagai ketua.
Berkat usaha Cole, komite menjadi penyelenggara Pameran Besar Karya
Industri Semua Bangsa dari 1 Mei hingga 15 Oktober 1851 di Istana
Kristal, Taman Hyde, London. Pameran internasional ini dikunjungi banyak
orang dan menguntungkan secara finansial.
Sebagai salah seorang anggota komite, Cole berperan penting dalam
penyaluran uang sejumlah £186.000 sebagai hasil keuntungan Pameran
Dunia. Uang tersebut dihibahkan untuk proyek peningkatan pendidikan seni
dan ilmu di Britania Raya. Sebidang tanah dibeli di kawasan South
Kensington yang dibangun sebagai pusat bagi sejumlah lembaga pendidikan
dan budaya. Kawasan tersebut mendapat julukan "Albertopolis". Henry Cole
ditunjuk sebagai Ketua Penilik Departemen Seni Terapan yang didirikan
pemerintah bagi peningkatan standar pendidikan desain dan seni di
Britania. Sebagai pejabat penilik, Cole berperan penting dalam
perkembangan Museum Albert dan Victoria yang awalnya didirikan sebagai
Museum Seni Ornamen di Marlborough House. Cole mengatur kepindahan
museum tersebut ke lokasi sekarang, sekaligus menjabat direktur pertama
(1857-1873) bagi museum yang mulanya disebut Museum South Kensington.
Tempat tinggalnya terletak persis di seberang museum, di 33 Thurloe
Square yang sekarang ditandai dengan sebuah plakat biru.
Cole berperan penting dalam pembangunan Akademi Seni Kerajaan sebagai
sekolah pascasarjana bidang desain. Selain itu, ia juga ikut mendirikan
berbagai lembaga pendidikan lain di Kensington Selatan, seperti Akademi
Musik Kerajaan dan Akademi Kerajaan London. Departemen Matematika
Akademi Kerajaan bahkan dulunya menempati sisi gedung yang disebut Sisi
Sir Henry Cole (Sir Henry Cole Wing) sebelum bangunan tersebut
dihibahkan kepada Museum Victoria & Albert.
Penghargaan yang diterimanya sebagai penyelenggara Pameran Dunia yang
sukses adalah Order of the Bath (CB) dan gelar ksatria dari Ratu
Victoria pada tahun 1875. Media sering menyebutnya Cole si "Raja Tua",
karena dikenal sebagai tokoh yang didukung secara pribadi oleh Ratu
Victoria, dan terutama Pangeran Albert yang selalu menunjuk Cole sebagai
pemimpin proyek-proyek pribadi yang ingin dirintisnya. - Tokoh Ilmuwan
Penemu - http://tokoh-ilmuwan-penemu.blogspot.com/2010/09/tokoh-desain-grafis-henry-cole.html
Perbedaan dan persamaan CMYK dan RGB
Dalam dunia desain ada 2 macam unsur warna yaitu CMYK dan RGB. Apa
persamaan dan perbedaan antara kedua type warna tersebut dan apa
hubungannya dalam desain grafis. Mari kita telusuri lebih jauh detil dan
keunggulan serta kekurangan keduanya agar kita lebih paham mana yang
harus kita gunakan waktu mendesain :)
Warna CMYK = Warna Proses / Empat Warna

CMYK adalah singkatan dari Cyan-Magenta-Yellow-blacK dan biasanya juga sering disebut sebagai warna proses atau empat warna.
CMYK adalah sebuah model warna berbasis pengurangan sebagian gelombang
cahaya (substractive color model) dan yang umum dipergunakan dalam
pencetakan berwarna. Jadi untuk mereproduksi gambar sehingga dapat
dicapai hasil yang (relative) sempurna dibutuhkan sedikitnya 4 Tinta
yaitu: Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Keempat tinta tersebut disebut
Tinta / Warna Proses. Tinta Proses adalah tinta yang dipergunakan untuk
mereproduksi warna dengan proses teknik cetak tertentu, seperti offset
lithography, rotogravure, letterpress atau sablon. Berbeda dengan Tinta
yang hanya digunakan satu lapisan (single layer), karena tinta yang
digunakan dapat ditumpuk-tumpuk, maka sifat tinta proses harus memenuhi
standard tertentu, seperti spesifikasi warna (dalam model warna CIELab)
dan nilai Opacity/Transparency.
Kesalahan warna dalam penumpukan 2 macam tinta tersebut disebut: Ink
Trapping Error (berbeda dengan Layout Trapping Error). (ISO 2846-1
hingga ISO 2846-5 adalah standar yang ditetapkan oleh badan standarisasi
international terhadap warna dan nilai transparency dari tinta proses 4
warna CMYK masing-masing untuk proses pencetakan: Sheet-fed and
heat-set web offset lithographic printing, Coldset offset lithographic
printing, Publication gravure printing, Screen printing dan Flexographic
printing.)
Teknik separasi saat ini sudah berkembang; Penggunaan 4 tinta proses
masih dominan, tapi metode menambah warna tinta cetak berkembang pesat.
Teknologi HiFi Color dikembangkan beberapa pihak antara lain Pantone
mengembangkan Proses Hexachrome dan Opaltone. Pada teknik Digital Inkjet
Printing, perkembangan Warna Proses sedemikian pesatnya, hal ini
didorong lantaran karena masalah teknis (kecilnya nozzle dalam printing
head), maupun persaingan untuk menghadirkan reproduksi warna yang
sempurna (sesuai dengan target pasar yang dituju), ada tinta-tinta
seperti: Light Magenta, Light Cyan, Grey, Matt Black, Orange dan Green
dll.
Jadi Empat Warna adalah spesifik untuk penyebutan proses pewarnaan
dengan menggunakan CMYK.
Warna RGB

RGB adalah singkatan dari Red - Blue - Green adalah
model warna pencahayaan (additive color mode) dipakai untuk "input
devices" seperti scanner maupun "output devices" seperti display
monitor, warna-warna primernya (Red, Blue, Green) tergantung pada
teknologi alat yang dipakai seperti CCD atau PMT pada scanner atau
digital camera, CRT atau LCD pada display monitor.
Apabila (Red - Blue - Green) ketiga warna tersebut dikombinasikan maka
terciptalah warna putih inilah mengapa RGB disebut ‘additive color’ atau
bahasa kerennya ‘warna pencahayaan’. Warna RGB merupakan prinsip warna
yang digunakan oleh media elektronik seperti televisi, monitor
komputer, dan juga scanner. Oleh karena itu, warna yang ditampilkan
RGB selalu terang dan menyenangkan, karena memang di setting untuk
display monitor, bukan untuk cetak, sehingga lebih leluasa dalam bermain
warna. Tapi bukan berarti RGB bebas masalah karena tampilan warna RGB
akan selalu terikat dengan kapasitas/kemampuan grafis computer yang
menyandangnya. Jadi apabila komputer yang kita pakai mempunyai graphic
card yang bagus serta monitor LCD, maka tampilan warna RGBnya akan jauh
lebih bagus dibanding monitor tabung dengan graphic card yang
biasa-biasa saja.
Berikut Persamaan dan Perbedaan RGB dan CMYK
+ Persamaan
RGB dan CMYK itu sama-sama warna primer.
+ Perbedaan
| RGB | CMYK |
| · Red Green Blue (merah, hijau, biru) · RGB merupakan warna-warna primer yang digunakan pada monitor · Jadi RGB lebih digunakan untuk desain yang nantinya ditampilkan ke media layar monitor · Jika warna RGB di campur semua, akan menghasilkan warna putih |
· Cyan Magenta Yellow Black (orang awam bilang
biru, merah, kuning dan hitam ) · CMYK merupakan warna-warna primer yang paling banyak digunakan pada printer · CMYK lebih digunakan untuk desain yang nantinya ditampilkan ke media cetak · Jika warna CMY di campur semua, akan menghasilkan warna hitam |
Kesimpulan :
+ Untuk hasil terbaik pencetakan :
- Gunakan warna CMYK
- Kenali semua karakteristik perangkat anda (scanner, printer, monitor dll) dengan baik.
+ Untuk desain web dan desain grafis (output monitor)
- Gunakan warna RGB
- Biasakan mengerjakan dalam ruang cahaya yang terkontrol. mengerjakan disain pada siang dan malam hari
juga menghasilkan perbedaan warna yang berbeda (terutama untuk RGB).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar